Apa itu Izin Sosial untuk Beroperasi?
Social license to operate adalah penerimaan berkelanjutan atas aktivitas suatu organisasi oleh komunitas lokal dan masyarakat yang lebih luas. Izin sosial tidak diberikan oleh regulator atau ditulis dalam undang-undang. Hal ini dibentuk oleh bagaimana orang terdampak oleh apa yang Anda lakukan dan bagaimana Anda melakukannya.
Penerimaan itu dapat tumbuh, tetap, atau hilang. Ketika hal itu bergeser, hal itu dapat secara langsung memengaruhi suatu proyek pada titik mana pun dalam siklus hidupnya.
Penerimaan komunitas membentuk hasil
Pandangan komunitas memainkan peran nyata dalam bagaimana proyek berjalan. Ketika orang merasa didengarkan dan melihat manfaatnya, proyek lebih mungkin berjalan dengan lebih sedikit masalah. Ketika kepercayaan rendah, bahkan proyek yang direncanakan dengan baik dapat menghadapi penundaan, penolakan, atau pembatalan.
Hal ini berlaku di seluruh sektor. Pertambangan, pertanian, energi terbarukan, dan infrastruktur semuanya beroperasi dekat dengan komunitas. Kekhawatiran lokal tentang penggunaan lahan, lingkungan, pekerjaan, dan keadilan dapat membentuk keputusan di setiap tahap.
Izin sosial bukan pilihan. Hal ini secara langsung memengaruhi jadwal, biaya, dan keberhasilan jangka panjang.
Naiknya biaya risiko sosial
Biaya kehilangan izin sosial
Ketika social license melemah, dampaknya bisa signifikan. Proyek dapat tertunda selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Biaya dapat meningkat, kepercayaan dapat menurun, dan reputasi dapat membutuhkan waktu lama untuk pulih.
Dalam beberapa kasus, proyek sama sekali tidak berjalan. Di seluruh dunia, kekhawatiran komunitas yang belum terselesaikan telah berkontribusi pada investasi senilai miliaran dolar yang tertunda atau dibatalkan.
Hasil ini sering disebut sebagai risiko sosial. Pada intinya, ini mencerminkan kesenjangan antara apa yang direncanakan organisasi dan apa yang diharapkan atau dialami komunitas.
Hubungan dengan komunitas selalu memengaruhi keberhasilan proyek. Kini, hal itu lebih terlihat, dan lebih banyak diteliti seiring meningkatnya kesadaran lingkungan dan sosial.
Keterbatasan keterlibatan tradisional
Kebanyakan organisasi mengandalkan proses konsultasi yang mendengarkan sekelompok kecil orang, sering kali mereka yang sangat terlibat atau memiliki pendapat yang sangat kuat.
Suara-suara ini penting, tetapi tidak selalu mencerminkan komunitas yang lebih luas. Kelompok yang lebih tenang, kurang terlihat, dan lebih kecil sering kali tidak terwakili.
Ini menciptakan gambaran opini publik yang tidak lengkap. Keputusan kemudian dibuat tanpa memahami bagaimana komunitas yang lebih luas memandang organisasi atau operasinya.
Tanpa pandangan yang lebih luas itu, akan lebih sulit untuk memahami risiko, membangun kepercayaan, atau merespons dengan cara yang mencerminkan prioritas lokal dan nasional.
Kepercayaan berada di inti social license
Kepercayaan adalah inti dari izin sosial. Ketika komunitas mempercayai suatu organisasi, mereka lebih mungkin menerima kegiatannya, bahkan ketika ada kekhawatiran atau pertukaran.
Kepercayaan bersifat dinamis - dapat naik atau turun dengan cepat sebagai respons terhadap apa yang dilakukan, dikatakan, dan cara organisasi berinteraksi. Dengan memahami apa yang mendorong kepercayaan, organisasi dapat berfokus pada tindakan yang paling penting, merespons risiko yang muncul, dan memperkuat hubungan dari waktu ke waktu.
Kepercayaan yang lebih kuat menghasilkan hubungan yang lebih stabil, yang mendukung hasil proyek yang lebih konsisten dan dapat diprediksi.
Social license dapat diukur
Izin sosial bukan sekadar perasaan. Hal ini dapat dipelajari dan dipahami secara terstruktur.
Voconiq Engagement Science menggabungkan penelitian sosial dan analisis data untuk memahami pengalaman hidup masyarakat serta apa yang membentuk pandangan dan harapan mereka. Pendekatan ini melihat pola di seluruh komunitas, bukan hanya pada sekelompok kecil.
Pendekatan ini membantu mengidentifikasi pendorong kepercayaan dan penerimaan. Pendekatan ini melampaui asumsi dan memberikan wawasan yang jelas, berbasis bukti, tentang hubungan dengan komunitas.
Dengan wawasan yang lebih baik, organisasi dapat merespons lebih awal, membuat pilihan yang lebih tepat, dan mengelola risiko dengan lebih efektif.
Lihat dampak kami
Memahami komunitas menghasilkan hasil yang lebih baik
Organisasi yang memahami kekhawatiran komunitas lebih siap mengelola risiko sosial. Mereka dapat mengidentifikasi isu lebih awal, merespons lebih efektif, dan membangun hubungan yang lebih kuat dalam jangka panjang.
Hal ini menghasilkan proyek yang lebih stabil, lebih sedikit gangguan, dan hasil yang lebih baik bagi organisasi maupun komunitas.
Social license bukan sesuatu yang Anda amankan sekali saja. Penerimaan komunitas dinegosiasikan setiap hari melalui tindakan organisasi dan bagaimana tindakan tersebut memengaruhi kepercayaan.